TNews, BIAK – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Biak Numfor.
Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh Darmita Kahar, seorang peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Penyelenggara Negara yang telah terdaftar bersama keluarganya sejak tahun 2010.
Darmita mengungkapkan bahwa selama lebih dari satu dekade menjadi peserta JKN, dirinya dan keluarga telah beberapa kali memanfaatkan layanan kesehatan, khususnya untuk pelayanan rawat inap di rumah sakit.
Menurutnya, pelayanan yang diberikan selama menggunakan Program JKN berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Kami sekeluarga sudah terdaftar sebagai peserta JKN sejak tahun 2010. Selama menggunakan BPJS Kesehatan, kami mendapatkan pelayanan yang baik dan sesuai dengan prosedur yang dijalani,” ungkap Darmita.
Ia menceritakan bahwa pengalaman pertama menggunakan layanan Program JKN dialaminya pada tahun 2011 saat harus menjalani perawatan akibat luka bakar. Pada saat itu, ia merasakan langsung kemudahan akses layanan kesehatan melalui JKN.
“Awal saya menggunakan BPJS Kesehatan itu waktu saya mengalami luka bakar dan harus dirawat. Semua proses pelayanan berjalan dengan baik dan sangat membantu saya,” katanya.
Selanjutnya, pada tahun 2017, Darmita kembali memanfaatkan Program JKN untuk menjalani tindakan operasi usus buntu. Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian pelayanan berjalan lancar, mulai dari pemeriksaan awal hingga perawatan pascaoperasi.
“Pada saat operasi usus buntu, saya kembali menggunakan BPJS Kesehatan dan prosesnya juga berjalan lancar. Awalnya saya dibawa oleh keluarga ke Unit Gawat Darurat (UGD). Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyampaikan bahwa harus dilakukan operasi. Puji Tuhan operasinya berjalan lancar dan saya dirawat inap kurang lebih empat hari di rumah sakit,” ujarnya.
Menurut Darmita, selama menjalani perawatan, ia mendapatkan pelayanan yang optimal dari tenaga kesehatan. Ia juga menegaskan bahwa selama proses pengobatan hingga rawat inap, tidak ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan.
“Selama rawat inap, kami dilayani dengan baik oleh tenaga kesehatan dan seluruh prosesnya sesuai prosedur. Yang paling kami rasakan adalah kami tidak terbebani biaya selama berobat,” tambahnya.
Ia menilai keberadaan Program JKN sangat membantu masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi kesehatan yang membutuhkan biaya besar. Dengan adanya Program JKN, masyarakat dapat lebih tenang dalam mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan.
“Dengan adanya Program JKN, kami sangat terbantu karena tidak perlu memikirkan biaya saat harus menjalani perawatan dan operasi,” katanya.
Di akhir pertemuan, ia berharap BPJS Kesehatan ke depan dapat terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam hal penyampaian informasi kepada masyarakat.
“Harapan kami ke depan, BPJS Kesehatan bisa semakin baik dan informasi tentang manfaat JKN bisa lebih disampaikan, terutama di daerah-daerah yang masih kurang mendapatkan informasi,” tutupnya. (RLS)













