TNews, BIAK – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kabupaten Biak Numfor, Papua, John Sobuber, menegaskan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026 yang akan diikuti sebanyak 2.871 siswa dari 56 sekolah.
Ia menyebut, pelaksanaan TKA akan berlangsung pada 7 hingga 16 April 2026, kemudian dilanjutkan dengan ujian sekolah pada 20 sampai 24 April 2026.
Menurutnya, persiapan telah dilakukan secara menyeluruh, mengingat para siswa sebelumnya menjalani masa libur yang cukup panjang sehingga diperlukan langkah strategis untuk memastikan kesiapan sekolah, terutama kepala sekolah dalam menghadapi dua agenda penting tersebut.
“Kita ketahui bersama bahwa sekolah ini mengalami waktu libur yang sangat panjang, sehingga kegiatan sosialisasi ujian sekolah ini untuk mempersiapkan kepala sekolah dalam menghadapi ujian dan juga TKA,” ujar John.
Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan telah melakukan pemetaan pelaksanaan TKA berdasarkan wilayah, meliputi Biak Utara, Biak Barat, serta wilayah Kota Samofa.
Penunjukan tim teknis dan tenaga pengelola di setiap wilayah juga telah dilakukan melalui surat keputusan (SK), dengan mempertimbangkan kemampuan guru dalam mengelola pelaksanaan ujian berbasis komputer tersebut.
Dari sisi sarana dan prasarana, lanjutnya, seluruh kebutuhan pendukung telah disiapkan, mulai dari perangkat komputer, jaringan internet hingga pasokan listrik.
Koordinasi juga dilakukan dengan pihak PLN dan Telkom Biak, serta dukungan dari Dinas Kominfo untuk memastikan kelancaran jaringan selama pelaksanaan TKA.
“Terkait kemungkinan kendala teknis kecil, kami sudah melakukan antisipasi sejak awal dengan melibatkan seluruh stakeholder yang terkait,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa TKA merupakan ujian berbasis komputer yang tidak menentukan kelulusan siswa, melainkan bertujuan untuk memetakan mutu pendidikan serta menjadi indikator capaian prestasi siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Materi yang diujikan meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, serta survei karakter dan lingkungan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dikdaya Biak Numfor, Japosman Situmorang menambahkan bahwa seluruh sekolah telah siap melaksanakan TKA di sekolah masing-masing, termasuk kesiapan jaringan internet.
Ia mengimbau para kepala sekolah untuk mendukung kelancaran pelaksanaan TKA dan ujian sekolah secara serentak, serta memastikan validitas data siswa peserta ujian.
“Data siswa harus benar-benar valid karena berkaitan langsung dengan pencetakan ijazah elektronik,” ujarnya.
Japosman juga menjelaskan bahwa pengawasan ujian sekolah akan dilakukan oleh guru di sekolah masing-masing, dengan ketentuan guru mata pelajaran yang diujikan tidak diperkenankan menjadi pengawas demi menjaga objektivitas.
Dari total peserta TKA sebanyak 2.871 siswa, tercatat sebanyak 95 siswa tidak mengikuti ujian tersebut. Meski demikian, Dikdaya Biak Numfor memastikan secara umum seluruh sekolah siap melaksanakan TKA dan ujian sekolah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.*













