Polres Biak Kerahkan 350 Personil Gabungan dalam Operasi Ketupat 2026

Gambar: Polres Biak Kerahkan 350 Personil Gabungan dalam Operasi Ketupat 2026.

TNews, BIAK – Polres Biak Numfor menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel yang dilaksanakan bersama unsur pemerintah daerah dan TNI tersebut dipimpin langsung Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, serta dihadiri Sekretaris Daerah Biak Numfor Zacharias L. Mailoa dan Dandim 1708/BN Letkol Kav Jhon Alberth Suweny.

Apel gelar pasukan ini menjadi tanda dimulainya Operasi Ketupat 2026 yang akan berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Operasi tersebut difokuskan pada pengamanan berbagai aktivitas masyarakat menjelang dan saat perayaan Idul Fitri, termasuk kegiatan ibadah, arus mudik, hingga pusat keramaian.

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, S.I.K mengatakan, dalam operasi tersebut pihaknya melibatkan total 350 personel gabungan dari berbagai unsur, baik kepolisian, TNI maupun instansi terkait lainnya.

“Personel gabungan yang dilibatkan sebanyak 350 orang untuk mengamankan objek-objek seperti tempat ibadah, objek wisata, pusat keramaian serta tempat-tempat yang berpotensi terjadi eskalasi kegiatan masyarakat. Dengan rangkaian puasa Ramadan yang sebentar lagi memasuki perayaan Idul Fitri, kami berharap situasi di Biak Numfor dapat berjalan dengan aman, lancar dan terkendali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengamanan pada Hari Raya Idul Fitri akan difokuskan pada tempat ibadah, terutama saat pelaksanaan Salat Idul Fitri.

Selain itu, pengamanan juga dilakukan pada malam takbiran yang biasanya diwarnai dengan berbagai kegiatan masyarakat.

“Kita fokuskan pengamanan di tempat ibadah dan pelaksanaan Salat Idul Fitri. Personel gabungan juga akan melakukan pengamanan pada malam takbiran agar seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan tertib dan aman,” jelasnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas selama menjalankan aktivitas, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas, tidak ugal-ugalan saat berkendara serta selalu mengutamakan keselamatan,” katanya.

Selain itu, masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik juga diminta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.

“Pastikan rumah terkunci dengan baik, listrik juga dalam kondisi aman selama ditinggalkan. Kami dari kepolisian akan terus melaksanakan patroli secara rutin untuk menjaga keamanan,” tambahnya.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Biak Numfor juga menyiapkan tiga pos pelayanan dan pengamanan, yakni Pos Terpadu di kawasan Imam Bonjol, Pos Pengamanan di depan Bandara, serta Pos Pengamanan di area Pelabuhan Laut.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Biak Numfor Zacharias Mailoa menyampaikan apresiasi kepada Polres Biak Numfor dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

“Dengan adanya operasi ini kita bisa melihat sinergitas dan kolaborasi antara TNI-Polri bersama seluruh stakeholder terkait. Harapannya, mulai dari bulan puasa hingga perayaan Idul Fitri nanti masyarakat dapat merasa aman karena seluruh aktivitas dapat dipantau dengan baik,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mendukung penuh pelaksanaan operasi tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum hari besar keagamaan.

Hal senada juga disampaikan Dandim 1708/BN Letkol Kav Jhon Alberth Suweny yang menegaskan bahwa unsur TNI siap mendukung sepenuhnya pelaksanaan pengamanan selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 2026.

“Unsur TNI akan berkolaborasi bersama Polri baik dalam pengamanan di titik-titik tertentu maupun patroli bersama. Semua ini dilakukan untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya umat Muslim yang merayakan Idul Fitri,” katanya.

Tinggalkan Balasan