Momentum Natal 2025, DPR Papua Salurkan Bantuan Peduli Kasih bagi Korban Banjir Sumatra Utara

Gambar: Momentum Natal 2025, DPR Papua Salurkan Bantuan Peduli Kasih bagi Korban Banjir Sumatra Utara.

TNews, TAPANULI UTARA – Dalam semangat Natal 25 Desember 2025 yang sarat dengan pesan kasih dan kepedulian, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua melaksanakan kunjungan kemanusiaan bertajuk DPR Papua Peduli Kasih kepada masyarakat korban banjir di Sumatra Utara, Sabtu (27/12/2025).

Kegiatan ini dipusatkan di Lokasi Pengungsian Gereja HKBP Lobupining, yang beralamat di Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara 22461. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wilong, didampingi Anggota Komisi II DPR Papua, Johanes Markus Wakum, Sekretaris DPR Papua, Ibu Juliana Waromi, serta jajaran staf dan tenaga ahli DPR Papua.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPR Papua menyerahkan bantuan bahan makanan pokok, pakaian layak pakai, serta bantuan uang tunai yang diserahkan langsung kepada masyarakat setempat yang terdampak bencana banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi yang saat ini masih berjuang memulihkan kondisi kehidupan sehari-hari.

Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wilong, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian DPR Papua kepada sesama anak bangsa yang sedang mengalami musibah, sekaligus menjadi refleksi nilai-nilai Natal yang mengajarkan kasih, solidaritas, dan pengharapan.

Sementara itu, Johanes Markus Wakum menegaskan bahwa semangat persaudaraan lintas daerah harus terus dijaga. Menurutnya, kehadiran DPR Papua di tengah-tengah masyarakat pengungsi merupakan bentuk empati sekaligus komitmen untuk selalu hadir bersama rakyat dalam situasi sulit.

Kegiatan kemanusiaan ini disambut hangat oleh jemaat dan masyarakat setempat. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan, yang dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar selama masa pengungsian.

Melalui momentum Natal ini, DPR Papua berharap nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan persatuan antar daerah di Indonesia terus tumbuh, sehingga masyarakat dapat bangkit bersama dari setiap bencana yang dihadapi.*

Tinggalkan Balasan