40 Orang Pengelola Objek Wisata Ikut Pelatihan Pengelolaan Toilet

TNews, Biak – Sebagai salah satu indikator pariwisata maka keberadaan toilet harus layak, terpenuhi kebutuhan air dan kebersihannya sesuai standar. Untuk itu, menjadi tugas kita semua menggerakan toilet bersih dan baik guna menciptakan toilet kita sebagai beranda depan dalam melakukan penataan dan menyiapkan fasilitas penunjang setiap kawasan wisata yang ada di Kabupaten Biak Numfor.

Hal ini disampaikan Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Fransisco Olla, S.Sos., MM saat mewakili Pj Bupati Biak, Sofia Bonsapia, SH., M.Hum membuka pelatihan pengelolaan Toilet di Destinasi Pariwisata, di Hotel Marasi Biak, Rabu

Staf Ahli I Fransisco Olla juga mengatakan, pelatihan pengelolaan toilet bersih yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor saat ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.

“Saya berharap melalui pelatihan pengelolaan ini dapat memastikan toilet yang ada di kawasan wisata selalu dalam keadaan baik dan bersih,” ujarnya

peserta pelatihan pengelolaan toilet

Terkait dengan itu, maka Ia meminta agar pelatihan – pelatihan pengelolaan fasilitas penunjang di kawasan destinasi menjadi salah satu bangian dari upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Biak Numfor, dengan menjadikan sektor bidang pariwisata sebagai lokomotiv tumbuhnya ekonomi berbasis kerakyatan di setiap wilayah.

Staf ahli I juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya melakukan percepatan pembangunan di sector pariwisata yang telah dilakukan selama ini di Kabupaten Biak Numfor.

“Kita berharap dengan kesiapan fasilitas penunjang akan mampu mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan yang nantinya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya

 

Sementara itu, Kabid Kemitraan Dinas Pariwisata Biak Numfor, Ferdinand Karaeng dalam laporannya mengatakan, peserta pelatihan kali ini berjumlah 40 orang pengelola objek wisata.

Pelatihan ini juga bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang terampil, dan inovatif dalam mengelola usaha jasa pariwisata, meningkatkan perekonomian pengelola usaha jaga pariwisata, dan menumbuhkan rasa kebersamaan pada setiap insan pariwisata, serta meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan.

Reporter : Vhie 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *